Bupati Nikson Nababan Lantik Pimpinan Baznas Periode 2018

Pada tanggal 26 September 2018 lalu bertempat di Balai Data Kantor Bupati, Taruntung, Tapanuli Utara. Bupati Nikson Nababan telah melantik pimpinan baru dari Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS. BAZNAS merupakan lembaga yang bersifat mandiri non-struktural yang bertanggung jawab mengolah zakat secara nasional di bawah pengawasan Kementerian Agama. Adapun nama-nama kandidat yang dilantik diantaranya adalah Gozali Muslim Simorangkir yang dipercayai untuk mengemban tugas sebagai ketua BAZNAS. Selain itu posisi Wakil Ketua I, II, III, dan IV secara berurut-urut ditempati oleh Darmawi, Ali Umar,S.Ag, Jefri Simanjuntak dan Mohammad Kholif Lumbantobing.

Pembaharuan kepemimpinan BAZNAS ini dinilai sangat berpengaruh untuk keberlanjutan pemerataan kesejahteraan warga Tapanuli Utara yang memang menjadi bagian misi pemerintahan Nikson Nababan. Pada kesempatan pelantikan, beliau menuturkan bahwa BAZNAS dibutuhkan oleh Tapanuli Utara untuk membantu membangun kesejahteraan masyarakatnya secara merata. “Tugas BAZNAS sebagai perpanjangan tangan bagi orang yang tercukupi” ungkapnya. Dengan adanya badan amil ini juga diharapkan mampu membantu warga yang berkecukupan untuk dapat berbagi dengan warga lain yang membutuhkan.

Sebagai wilayah yang memiliki lapisan masyarakat dengan budaya serta agama yang beraneka ragam. Tentu membuat Nikson Nababan harus mengambil peran sebagian masyarakatnya untuk ikut andil dalam pembangunan. Tak terkecuali umat muslim yang menjadi salah satu lapisan masyarakat yang memiliki pengaruh penting. Hal ini lantas membuat Bupati Nikson berharap agar umat muslim Taput bisa mengambil peran dalam mendukung pembangunan Tapanuli Utara secara bersama-sama. Beliau juga berharap, untuk nantinya muslim bisa menyukseskan acara peringatan hari jadi Tapanuli Utara ke 73 dengan penyelenggaraan Festival Tenun Nusantara yang akan diselenggarakan sebentar lagi.

Tapanuli Utara Memiliki Toleransi Beragam Yang Baik

Pada acara pelantikan BAZNAS ini, bupati Nikson Nababan didampingi oleh Dandim 0210/TU Rico Siagian, Sekda Edward Tampubolon. Tidak lupa Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara sebagai tamu kehormatan. Ada juga Kejari Tapanuli Utara yang mewakili Ketua MUI Tapanuli Utara dan Ketua pengadilan tinggi agama Tapanuli Utara sebagai lembaga yang mewakili muslim. Serta tak lupa Asisten/pemimpin OPD/Kabag dan para tokoh agama muslim sebagai tamu kehormatan juga untuk pelantikan BAZNAS tersebut. Dengan pelantikan ini nantinya diharapkan dapat menjadikan Tapanuli Utara menjadi lebih sejahtera dengan peran semua lapisan masyarakat yang berbeda-beda, namun menyatu dalam keharmonisan.

Melalui pelantikan BAZNAS ini juga menunjukan bahwa Tapanuli Utara merupakan wilayah Indonesia yang memiliki toleransi beragama yang baik. Semua umat beragama dan semua masyarakat yang berbeda budaya, berkumpul dalam satu wilayah dengan keharmonisan yang menyatukan. Pada kehidupan bermasyarakat pun, umat muslim mengakui bahwa tidak pernah terjadi kebersinggungan diantara umat beragama lainnya. Mereka saling membantu dan menjaga satu sama lain di semua kesempatan. Hal ini juga yang menunjukkan bahwa perbedaan bukan menjadi halangan untuk terus maju.

Di lain kesempatan, Nikson Nababan sempat menuturkan beberapa harapan terhadap BAZNAS ke depannya. Beliau menyampaikan bahwa nantinya BAZNAS diharapkan mampu mengubah sifat negatif sebagian masyarakatnya untuk bisa menjadi lebih baik dalam menciptakan suasana kebersamaan. Di tengah keberagaman masyarakatnya. Tapanuli Utara tentu rentan terkena isu serta perpecahan. Namun hal ini diharapkan bisa ditepis dengan mengubah karakter negatif masyarakat Taput yang terkadang masih apatis dan individualis. Beberapa sifat negatif di sebagian masyarakat Tapanuli di antaranya adalah, apatis. Angkuh, iri dan dengki, membuat masyarakatnya cepat tersulut isu yang nyatanya masih simpang siur.

Tags: